Senin, 29 November 2010

Gara-gara makam digusur banyak terjadi penampakan. Terdapat 36 kerangka makam dikepras, terkena pelebaran Jalansepanjang 9 km antara Magelang-Keprekan. Ke-36 kerangka makam di pemakaman umum di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, memang telah dipindahkan. Pembongkaran kerangka, dilakukan secara gotong-royong warga setempat. Makam yang dibongkar, umurnya sudah mencapai ratusan tahun.

http://v-images2.antarafoto.com/gpr/1272867301/peristiwa-pelebaran-jalan-01.jpg

Sebelum dilakukan pembongkaran, terlebih dahulu dilakukan upacara selamatan oleh warga dan sanak saudara yang makamnya dipindahkan. ”Dalam proses pemindahan kerangka, berjalan lancar tak ada gangguan. Untuk biaya pembongkaran dan pemindahan, sepenuhnya ditanggung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, sehingga tidak membebani keluarga atau ahli waris. Bahkan ahli waris mendapat uang kompensasi dari pemerintah. ” kata Kasi Pemerintahan dan Pembangunan Kelurahan Sumberejo, R Anta, beberapa waktu lalu.

http://v-images2.antarafoto.com/gec/1283228711/ekonomi%20dan%20bisnis-pelebaran-jalan-dikebut-11.jpg

Makam yang dibongkar, tulangnya diambil dan dikafani kembali, kemudian dimasukkan ke dalam peti yang disediakan penitia. Tulang jenazah setelah dikafani dan dimasukkan ke dalam peti, selanjutnya dibuatkan lubang di lokasi lain di makam tersebut. Makam yang telah dibongkar, tidak langsung diratakan dengan tanah.

Suara aneh Beberapa warga di sekitar makam menuturkan, sering mendengar suara aneh, terutama di bekas makam yang dibongkar. Gangguannya aneh-aneh, kalau malam terdengar ada suara teriakan orang, serta bayangan yangsering muncul pada malam hari. ”Suara tersebut ditelusuri, tidak ada ujungnya,” ujar seorang warga.

Ada tiga makam yang terkna pelebaran, yakni makam umum Desa Sumberejo, Kecamatan Mertoyudan, makan umum Desa Blondo Kecamatan Mungkid, dan makam umum Desa Kreprekan, Kecamatan Mungkid. Kerangka di tiga makam, semuanya sudah dipindahkan, sebelum jalan dilebarkan. Menurut seorang pekerja, gangguan nonfisik dirasakan saat menggali untuk pembuatan drainase di bekas makam. ”Gangguannya aneh-aneh mas, kalau malam sering mimpi didatangi orang,” ujar seorang pekerja proyek.

http://www.krjogja.com/photos/c94d01ae2b3e80c8a119ce1fc90c8c8d.jpg

Bagian Logistik PT Armada JO Surabaya yang mengerjakan proyek pelebaran jalan, Beni Wiratmoko menuturkan, selama ini belum ada kesulitan yang dialami para pekerja, baik hambatan fisik maupun non fisik. ”Yang jelas, selama mengerjakan proyek jalanyang baru mencapai 9 persen, belum ada pekerja yang cerita mendapatkan gangguan,” katanya. Harapannya, selama mengerjakan proyek jalan, tidak mengalami gangguan atau kecelakaan saat melakukan pekerjaan. ”Atas masukan warga, terlebih dahulu dilakukan selamatan minta kelancaran dalam melaksanakan pekerjaan. Bahkan dukungan warga, membuat kami semangat dalam melaksanakan pekerjaan,” tambah Beni.
READMORE - Semangat pembangunan

Tanjung Priuk 1935




Stasiun Kota 1929


Salemba 1880



apangan Merdeka (MoNas) tahun 1935, atau yang dulu di sebut Koningsplein, sebelum namanya diganti jadi IKADA.


Thamrin-Sudirman tahun 1949


Thamrin-Sudirman sekarang ini


Masih seputaran pasar Senen




sett ini orang narsis tau bgt mau di photo!



nih ditambahin lagi ? tukang es cincau keliling tahun 1927


Nih istana negara 1885


Gambir depan ex Hotel Transera


Bioskop Megaria 1947

jangan nonton dulu lg di bangun!!
sederhana bgt yah...



Mentjoetji badjoe di kali Antjol

mungkin dolo kali ancol bersih x yahh ngga seperti sekarang
sampah molo!!!

Gedung PPFN - Pusat Produksi Film Negara, tempat syuting "Si Unyil"
Jl. Oto Iskandar Di Nata, Jatinegara.



Kediaman Dubes AS, Taman Suropati, Menteng.


Taxi di Jakarta 1949
wah berarti plat B itu dah ada jaman dulu yah...



Bundaran HI


Semanggi


HUT Djakarta ke 442 di Jl MH Thamrin


Djakarta Kota


Jl. Harmoni


Museum Fatahilah


Gereja Kathedral 1880


Gedung Kesenian (depan Pasar Baru)


Pegangsaan Timur 56


Tanah Abang 1955


Menteng Raya 1955


Kramat Raya 1955


Jatinegara 1955


Harmoni 1954


Merdeka Barat รข€“ Thamrin 1950


JL gajah mada


Hayam Wuruk 1948


Ancol 1948


Pancoran yg di kenal dengan nama TEBET


And ada 1 lg nehhh
uang tempo doelo


Uang Seratus Rupiah tahun 1960



Uang Sepuluh rupiah Tahun 1945

READMORE - Foto sejarah Jakarta

Magelang memang sudah dikenal sebagai salah satu kota tua,banyak sekali sejarah-sejarah dan kenangan-kenangan yang tersimpan di kota ini, salah satu kenangan dari kota magelang adalah bangunan-bangunan kunonya,
Disini saya akan memberikan gambar-gambar kota magelang pada zaman dahulu baik yang masih terawat hingga saat ini,maupun yang sudah tak terawat.
Semoga gambar-gambar ini bisa mengingatkan kita akan maju dan jayanya kota magelang pada jaman dahulu

pecinan,pusat perbelanjaan utama di magelang


stasiun kereta api di dekat armada mertoyudan


shoping,(sekarang tempat mangkal angkutan jalur 2)


RSU tidar,dulu masih belum ada tembok pembatasnya


RST gerbang bagian timur


pisangan tahun 1930,sejak dulu sudah menggunakan air sungai elo


pasar rejowinangun


pasar kebonpolo pintu bagian barat


pabrik rokok klembak djeruk,(sekarang jalan ikhlas)


menara air di alun-alun


kantor pos


gerbang jembatan di jalan ikhlas (sekarang masih ada)


jalan ikhlas


GKI Padjajaran


Gereja samping Trio plaza (1900 an)


gereja samping trio plaza (1800 an)


Gereja Bayeman


candi Borobudur


Bioskop kresna (samping kananya klentheng)

sumber-sumber foto : borobudurlinks dan facebook group "magelang kota tua"
READMORE - Magelang tempo doeloe
 

Pemula Online Copyright © 2009 Community is Designed by Sacha Blogger Template

CSS done by Link building